UMMI BY AHMED BUKHATIR

UMMI BY AHMED BUKHATIR

ahmed bukahtir-ummi

lasaufa a'udu ya ummi uqabilu ra'sakiz zaaki
ku akan segera kembali wahai ibu kan ku kecup kening suci mu

abustuki kulla asswaqi wa arsyufu 'ithro yumnaaki
kan kutumpahkan segala rinduku dan ku cium farfum mu

umarrigu fii tsaraa qadamaaiki khaddi hiina alqaaki
bersimpuh di kedua kakimu dan menempelkan pipiku pada kaki mu

urawwit turba min dam'i suruuran fi muhayyaaki
kan kubasahi tanah dengan aimataku karena bahagia berdekatan denganmu lagi



fakam asharti min lailin liarquda mil'a ajfaani
berapa malam kau terjaga hanya agar aku tertidur pulas

wakam admadti min jaufin litarwiini bitahnaani
dan berapa kau tak tidur hanya untuk memdongengkanku dan menina bobokan ku

wayauma maridru la ansa dumuu'an minki kal mathari
dah pada waktu sakitku takan ku lupa air matamu yang jatuh seperti hujan

wa ainan minki saahirotan takhafu alayya min khathari
dan mata itu yang tak pernah terpejam karena takut akan diriku




wayauma wada'ina fajran wa maa aqsaahu min fajri
dan waktu perpisahan kita di pagi yang sangat berat dan menyiksa

yuhaarul qaulu fi wasfil ladzi laaqaiti min hijri
kau terbata bata berkata karena sedih akan kepergianku

wa qulti maqalatal laziltu mudzakkiron bihad dahri
dan kau mengatakan sebuah kalimat yang tak pernah ku lupa

muhaalun antara shadron ahanna alaika min shadri
tak akan pernah kau temukan hati yang menyayangimu melebihi hatiku




bibirriki ya munaa umrii ilaahul kauni aushani
dengan berbakti kepadamu wahai tumpuan hidupku Tuhan semesta berpesan kepadaku

ridho'uki sirru taufiiqi wa hubbuki wamdu iimanii
keridlaanmu ada rahasia kesuksesanku dan mencintaimu adalah tanda kesempurnaan imanku

wasidqu du'aikin farajat bihi kurabi wa ahzaani
dengan doa ikhlasmu hilanglah segala kesusahan dan kesedihanku

widaaduki laa yusyathiruni bihi ahadun minal basyari
kasih sayangmu tak kan tertandingi oleh siapapun di dunia ini




faanti nabdlu fi qalbii wa antil nuurun fii bashari
engkau adalah detak jantungku engkau adalah cahaya mataku

wa antil lahnu fii syafatii biwajhiki yanzali kadri
engkau adalah buah bibirku dengan memandang wajahmu hilanglah segala kesusahanku

ilaaiki 'audu ya ummii ghadzan artaahu min safarii
wahai ibu aku kan segera kembali besok, tuk beristirahat dari pengembaraanku

wayabda'u 'ahdiyatsani wayazhul guznu bizzahrii
memulai hidup ku yang baru seperti bunga yang tumbuh di ranting2 pohon

ummi,mendengar ini soalnya sering jauh dari ortu.

download ummi


0 komentar:

Posting Komentar