DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol): adalah protokol yang secara otomatis memberikan alamat kepada komputer yang memintanya, baik itu berupa IP,Default Gateway,netmask atau DNS. Protokol ini akan sangat membantu Admin dalam pemberian alamat komputer, bisa kebayang kalau dalam jaringan itu memiliki 200 Client yang alamnya harus di setting
DHCP merupakan protokol yang berarsitektur Server/Client yang nantinya akan tersedia sebuah Server sebagai penyedia IP sedangkan Client yang akan meminta kepada Server agar diberikan sebuah alamat IP yang tentunya belum digunkaan oleh Client lain dalam satu jaringan.
protokol yang memberikan nomor IP disebut sebagai DHCP server, sedangkan protokol yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP Client. Sehinga seorang Admin tidak perlu melakukan konfigurasi manual pada Client.
DHCP memiliki 3 mekanisme Dalam pemberian IP :
Manual Allocation (static allocation):seorang admin yang telah melakukan konfigurasi sebelumnya pada DHCP server dalam pemberian alamat berdasarkan MAC ADDRESS dari komputer tersebut. sehingga IP yang sama akan didapatkan oleh komputer yang memiliki MACADDRESS seperti yang tercatat pada DHCP Server. Misalnya, mac = 00:F3:44:33:AD:4D akan mendapatkan IP 192.168.2.6, sehingga IP tersebut tidak akan terpakai oleh komputer lain, kecuali orang tersebut melakukan cloning MAC :-x
Automatic Allocation: DHPC akan memberikan secara Permanen sebuah IP address , yang diambil dari pool ( analogikan seperti sebuah tempat penyedia IP) yang tersedia pada DHCP Server,dan mecatat mac address dari komputer Client, sehingga IP yang telah Diberikan oleh server tadi tidak digunakan oleh komputer lain dengan menjaga databasenya. metode ini akan berupaya untuk memberikan ip yang sama kepada komputer yang terakhir menggunakan ip tersebut.
Dynamic Allocation: IP adress akan berganti sesuai periode yang diatur pada DHCP Server , misalnya komputer A akan berganti hari setiap 8 jam sekali.
cara kerja DHCP:
ket: 1) Discover - 2)offer - 3)request - 4)acknowledge
1. DHCPDISCOVER: DHCP client akan menyebarkan request secara broadcast untuk mencari DHCP Server yang aktif.
DHCP Client pertama kali akan melakukan permintaan kepada DHCP Server secara Broadcast didalam sebuah jaringan, maka dari itu janganlah memasang dua DHCP Server dalam satu jaringan karena membingungkan DHCP Client.
2. DHCPOFFER: Setelah DHCP Server menerima broadcast dari DHCP Client, DHCP server kemudian menawarkan sebuah alamat kepada DHCP client.
3. DHCPREQUEST: Client meminta DCHP server untuk menyewakan alamat IP dari salah satu alamat yang tersedia dalam DHCP Pool pada DHCP Server yang bersangkutan.
4. DHCPACK: DHCP server akan merespons permintaan dari Client dengan mengirimkan paket acknowledgment. Kemudian, DHCP Server akan menetapkan sebuah alamat (dan konfigurasi TCP/IP lainnya) kepada Client, dan memperbarui basis data database miliknya.
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
Label: JARINGAN
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tree all
Close all

0 komentar:
Posting Komentar