TARIF ANGKOT

Sebagai pengguna angkot sejati :) merasa kecewa dengan tarif angkot yang tidak juga beranjak turun walupun 200 perak semenjak penurunan harga BBM tiga kali berturut-turut semenjak Desember tahun lalu hingga 15 Januari 2009 berhubung minyak dunia yang turun sehingga hanya berkisar antara US$25 /barel.
Sungguh disayangkan dengan pemimpin ORGANDA pusat maupun daerah yang masih juga belum menurunkan ongkos biaya transportasi yang begitu vital di kota Palu.
Begitu mudah tarif angkot dinaikkan tetapi begitu sulitkan tarif angkot di turunkan?

Sebagai seorang mahasiswa yang masih mengandalkan angkot sebagai transportasi, saya sangat di Repotkan dengan ongkos angkot terlebih lagi saya sedang berkuliah di dua universitas yang berbeda dan aktivitas ini rutin saya lakukan setiap hari .

Kalau di kalkulasikan dengan biaya-biaya yang saya keluarkan biaya angkot adalah pengeluaran yang terbesar yakni 80% dari uang jajan saya dan terkadang supir angkot sering beralasan kalau tidak memiliki uang receh sebagai pengebalian sehigga dari uang tadi ia bisa menggambil uang lebih dari ongkos angkot normal perlu diketahui tarif angkot di palu terbagai atas tiga tarif yang berbeda yaitu utuk siswa sebesar Rp.2000,- mahasiswa sebesar Rp.2.500 dan untuk umum sebesar Rp.3.000,-, sehingga menahan lapar adalah aktifitas yang tidak bisa saya hindari.

Saya berharap bahwa sopir angkot mau mendegarkan kami karena kami juga tahu bahwa kalian juga mencari uang untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga kalian tetapi kami juga berharap bahwa kalian mengetahui bahwa kami juga membutuhkan ilmu demi kemajauan negeri ini dan mungkin kemajuan pendidikan anak kalian atau cucu kalian di masa mendatang.

0 komentar:

Posting Komentar